Bisnis Online Modal Murah

Bisnis Online Modal Murah
Dapatkan Peluang Balik Modal Paling Cepat

Saham GoTo

 Daftar Modal Asing yang Beli Saham GoTo Ketika Pra-IPO


PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mengatakan sejumlah pemberi modal asing turut membeli saham ketika perusahaan menjalankan pra-IPO pada November 2021 lalu.

Mengutip dokumen GoTo, Senin (30/5), terdapat delapan investor global yang membeli saham ketika pra-IPO tahun lalu. Sebagian di antaranya yaitu Adia, Temasek, dan GIC.


Lalu, Khazanah, Permodalan Nasional Berhad, Google, Primavera, dan Fidelity. Segala investor global membeli saham GoTo di tahapan Rp375 per saham.

Saham GoTo


Sebelumnya, saham GoTo sempat menjadi perbincangan publik karena terus jeblok hingga ke zona Rp200 per saham atau di bawah level dikala perusahaan menjalankan pra-IPO sebesar Rp375 per saham atau dikala IPO yang sebesar Rp338 per saham.


Hal itu membikin sejumlah pihak mengukur Telkomsel, sebagai salah anak usaha BUMN yang ikut serta berinvestasi di GoTo merugi.


Telkomsel disebut mencatatkan kerugian yang belum terealisasi atau unrealized loss hingga Rp811 miliar.


Meskipun begitu, data GoTo menunjukkan Telkomsel sebenarnya membeli saham emiten itu di bawah tahapan pra-IPO dan harga penawaran awal, adalah hanya Rp270 per saham.


Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga malah buka suara terkait pergerakan saham GoTo yang sempat jeblok sebagian waktu terakhir.


Arya menjelaskan harga saham GoTo sudah kembali merangkak pada perdagangan Kamis (19/5). Mengutip RTI Infokom, saham GOTO melonjak 12,9 persen ke tahapan Rp280 per saham pada penutupan sesi I pada hari itu.

IPO Saham GoTo


"Dengan harga kini, maka Telkomsel yang investasi di GoTo sudah untung lagi," ungkap Arya.


Arya menerangkan bahwa investasi Telkomsel bersifat rentang panjang, bukan trading atau rentang pendek.


"Ini menampakkan agar para pengamat politik itu ya mulai lah belajar bisnis, belajar namanya market, bahwa namanya orang investasi apalagi investasinya bentang panjang bukan sekadar naik turun saham, tapi semestinya diamati bagaimana bisnis yang dibangun oleh atau disantroni oleh Telkomsel," papar Arya.

Gojek X Tokopedia


Berdasarkan ia, sebaiknya jangan segera menyatakan bahwa Telkomsel rugi berinvestasi di GoTo cuma sebab harga saham jeblok. Karena, untung dan rugi bukan hanya diamati dari pergerakan saham.


"Apalagi Telkomsel bukan trading saham, namun memang berinvestasi di sana (GoTo). Telah untung nih, yang kemarin teriak rugi, mana dong," terang Arya.


Hari ini, saham GoTo terkoreksi tipis 0,64 persen ke tingkatan Rp310 per saham pada pukul 10.11 WIB. Dalam satu bulan terakhir, saham perusahaan melemah 8,28 persen, tapi harga saham naik 1,97 persen dalam sepekan terakhir.

LihatTutupKomentar